Entri Populer

Tuesday, August 27, 2013

JANGAN PERCAYA PADA MOTIVATOR




Berhati-hatilah dengan ahli kalam....

Pembaca yang budiman, banyak sekali kata-kata hikmah beredar di dunia maya. Dan juga di  lariskan oleh multi media. Banyak pula yang tertarik, bahkan menjadi pengikut setia dari seorang ahli kalam, atau yang sekarang lagi populer adalah “motivator”. Kata-kat mereka sangat indah, berkesan enak di di cerna dan di kerjakan. Sangat menarik hati. Benar-benar sangat menggetarkan hati.

Namun, tahukah anda..??

Sebagian besar kata-kata mereka bersumber darikitab suci islam, dan hadits nabi suci islam..? Mereka sangat indah menafsirkan, bahkan kadang dengan tambahan-tambahan tafsiran dari pikirannya sendiri, yang sesungguhnya mereka sama sekali buta pada agama, terutama islam sebagai sumber rujukan mereka.

Siapakah korban dari keindahan kata-kat hikmah mereka..??

Korbannya adalah mereka yang enggan belajar agama islam, terutama bagi mereka yang beragama islam. Dari kalangan muda dan ibu rumah tangga, yang kebanyakan mereka memang gampang sekali terpesona oleh petikan-petikan bait puisi, yang mereka nilai sebagai hikmah. Yang mereka anggap sebagai kata-kata motivator. Bahkan kadang mereka menganggap kata-kata itu murni keluar dari pemikiran sang motivator, padahal intinya adalah rangkaian ayat suci al qur’an atau al hadits yang di artikan dengan gaya bahasa sang motivator, dan celakanya sang pendengar sama sekali tidak pernah menyimak atau membaca sumber aslinya, yaitu Al Qur’an dan Al Hadits.

Perhatikanlah gaya bahasa, mimik wajah sang motivator, yang kelihatan selalu bahagia dan selalu dapat menerka pikiran sang penanya dari kalangan pengagumnya. Seakan-akan par motivator orang yang serba tahu dengan permasalahan jiwa/rohani tiap orang yang mempunyai masalah.

Wahai pembaca yang budiman...

Belajarlah agama, terutama bagi yang beragama islam, belajarlah Al Qur’an dan Al Hadits, semua ada di sana. Nanti anda akan tahu, betapa korupnya si motivator terhadap kata-kata hikmah yang di dalamnya, gampang sekali mereka katakan, tanpa disebutkan darimana para motivator mengambil sumbernya.

Wahai pembaca yang budiman...

Janganlah anda tersesat, oleh kata-kata para motivator, karena mereka tidak akan pernah menyebutkan apapun sumber pendapatnya. Dan apapun sebab dan akibat dari seluruh perkataanya. Tersesatnya anda bukan pada tindakan ataupun ilmu dari apa yang anda dapatkan dari mereka. Tapi tersesatnya anda adalah anda telah terpedaya, karena sesungguhnya kata-kata hikmah itu adalah bersumber dari agama islam. Namun tidak pernah di sebutkan dan di akui oleh para motivator. Dan anda akan mengagumi atau menganggap kata-kata itu adalah murni dari pemikiran dari sang motivator. Sehingga anda akan semakin jauh dari agama anda dan kehidupan rohani anda.

Wahai pembaca yang budiman...

Belajarlah agama, dekatilah ulama, tinggalkanlah para motivator itu. Karena sebagus apapun hikmah dari mereka, tidak akan pernah menyentuh kehidupan hakiki ruhaniah anda. Apa itu..?? adalah hidup setelah kematian, itulah tujuan sebenaranya dalam hidup. Motivasi kita dalam setiap hidup dan kehidupan, adalah kematian itu sendir. Yang hanya agamalah yang dapt menjelaskan dengan tuntas dan bertanggung jawab dengan segala permasalahan yang anda hadapi.

Pembaca yang budiman...

Selamat belajar Al Qur’an dan Al Hadits.

No comments:

Post a Comment